Beranda / Resmi Raih Gelar Doktor, Sekda Pontianak Ajak ASN Tak Berhenti Belajar

Resmi Raih Gelar Doktor, Sekda Pontianak Ajak ASN Tak Berhenti Belajar

logispost.com/ – Setelah hampir tiga tahun menyeimbangkan antara tumpukan buku dan tugas-tugas pemerintahan, Sekretaris Daerah Kota Pontianak, Amirullah, akhirnya bisa bernapas lega. Gelar doktor resmi disandangnya usai menuntaskan studi S3 di Universitas Tanjungpura (Untan).

Momen wisuda yang berlangsung di Auditorium Untan, Jumat (23/5/2025), menjadi penanda manis perjuangannya. Tak hanya menjadi pejabat, kini ia juga menyandang titel akademik tertinggi.

BACA JUGA: Wagub Krisantus Kurniawan Semprot Perusahaan Tambang dan Perkebunan di Kalbar

“Menjalani pendidikan S3 sambil bekerja sebagai ASN itu butuh seni. Seni membagi waktu, seni menjaga energi, dan tentu saja seni untuk tetap waras,” ujar Amirullah sambil tersenyum.

Dalam perjalanannya, Amirullah mengaku tantangan paling berat adalah menjaga stamina. “Kondisi fisik harus fit terus, karena tugas kantor jalan, kuliah juga harus tetap jalan,” tambahnya.

Disertasinya mengupas topik serius opportunistic behavior dalam pengelolaan keuangan daerah, dengan studi di 14 kabupaten/kota di Kalbar. Ia meneliti bagaimana alokasi anggaran bisa memengaruhi kinerja ekonomi dan indeks pembangunan.

Menurutnya, perilaku oportunistik bisa terlihat dari perubahan pos belanja seperti belanja modal, hibah, dan PAD. Tapi, ia juga menemukan harapan dengan tata kelola anggaran yang tepat, pertumbuhan ekonomi bisa terdorong secara signifikan.

BACA JUGA: RSUD SSMA Gandeng Satpol PP, Biar Perokok Bandel Kapok di Kawasan Rumah Sakit

Namun di balik capaian akademiknya, Amirullah menekankan satu hal penting: pendidikan bukan soal gelar semata, tapi tentang membentuk cara berpikir dan meningkatkan kapasitas diri.

“ASN itu jangan puas dengan status quo. Dunia berubah cepat, dan satu-satunya cara bertahan adalah terus belajar. Longlife learning bukan sekadar jargon, tapi kebutuhan,” tegasnya.

Ia pun berharap langkahnya bisa jadi inspirasi bagi para ASN lainnya untuk terus mengembangkan diri, baik lewat pendidikan formal maupun pembelajaran non-formal.

“Jangan takut belajar. Kalau saya yang sudah punya cucu bisa kuliah lagi, kalian pasti bisa,” tutupnya dengan tawa hangat.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *