SANGGAU — Desa Mandong, sebuah wilayah yang tenang di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, baru saja menjadi tempat pelaksanaan kegiatan sosial yang diprakarsai oleh mahasiswa Universitas PGRI Pontianak. Selama enam hari, dari 1 hingga 6 Februari 2025, mahasiswa ini terjun langsung ke masyarakat melalui program Peduli Pendidikan Ilmu dan Etika (PELITA). Rabu, 6/2/2025
Dalam kegiatan tersebut, para mahasiswa aktif membantu warga membersihkan lingkungan desa dan memberikan edukasi terkait pentingnya menjaga kebersihan serta pelestarian lingkungan. Kerja sama dan semangat gotong royong terlihat jelas selama program berlangsung.
Ketua BPD Desa Mandong, Albertus Seno, menyampaikan apresiasi atas kehadiran mahasiswa. “Terima kasih kepada mahasiswa Universitas PGRI Pontianak. Dengan adanya kerja bakti sosial ini, desa kami menjadi lebih cerah. Jika mahasiswa-mahasiswi ingin datang lagi untuk kegiatan serupa, kami siap menyambut dengan tangan terbuka,” ujarnya.
Mahasiswa Universitas PGRI Pontianak juga mengaku mendapat sambutan hangat dari masyarakat yang antusias membantu jalannya kegiatan.
“Warga sangat berpartisipasi dan membantu kami menjalankan program yang telah ditentukan,” ungkap salah satu peserta kegiatan.
Albertus Seno berharap para mahasiswa semakin bersemangat dalam mengikuti kegiatan sosial, baik di kampus maupun di masyarakat.
Program PELITA tidak hanya memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang dipelajari di bangku kuliah, tetapi juga mempererat hubungan silaturahmi antara universitas dan masyarakat.
Dengan kolaborasi ini, diharapkan lingkungan Desa Mandong dapat terus terjaga kebersihannya, terawat dengan baik, serta potensi sumber daya alamnya dapat dikelola secara bijak dan berkelanjutan.
