PONTIANAK – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Yayasan Kerukunan Orang Madura (YAKORMA) Kalimantan Barat memperingati Hari Lahir (Harlah) Yakorma yang ke-12 pada Sabtu, 22 Desember 2024.
Acara ini dirangkai dengan Silaturahmi Dua Bulanan (SILADAN) yang ke-14, serta doa bersama dan penggalangan dana untuk salah satu anggota pengurus Aliansi Remaja Muda Yakorma (ARMY) Kabupaten Landak yang sedang mengalami musibah.
Bertempat di Sekretariat Rumah Perjuangan Yakorma Kalbar, Jalan Putri Dara Hitam, Gg. Pelita No. 4, Pontianak, acara berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh para pengurus Yakorma, anggota ARMY, dan Majelis Muslimah Yakorma (MAMY).
Dalam sambutannya, Ketua DPW Yakorma Kalbar, Sarijan, S.Ag., M.Pd.I, menyampaikan bahwa peringatan Harlah Yakorma tahun ini mengusung tema
“Torehkan Sejarah Tanpa Menghilangkan Jati Diri”.
Ia berharap Yakorma dapat terus menjadi wadah silaturahmi dan kontribusi positif bagi masyarakat Madura, khususnya yang berada di Kalimantan Barat.
“Kita torehkan sejarah bersama tanpa melupakan nilai luhur budaya kita serta budaya lokal di bumi khatulistiwa. Dengan budaya, kita bisa mengobarkan semangat persatuan sehingga menciptakan kerukunan dan kedamaian di Kalimantan Barat,” ungkap Sarijan.

Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pengurus Yakorma yang telah menjalankan berbagai program sosial, seperti majelis taklim, santunan yatim piatu dan dhuafa, sunatan massal, hingga pembagian Al-Qur’an dan alat sekolah.
Pada kesempatan ini, Yakorma juga mengadakan penggalangan dana untuk Arliman, salah satu pengurus ARMY Kabupaten Landak, yang mengalami kecelakaan kerja hingga menderita cedera serius pada kaki kirinya.
Saat ini, kondisi Arliman semakin berat karena kaki yang patah mengalami pembengkakan dan dinyatakan sebagai tumor, sehingga memerlukan penanganan lebih lanjut di RS Cipto Mangunkusumo, Jakarta.
“Semoga hasil penggalangan dana ini dapat meringankan beban hidup saudara Arliman beserta keluarganya. Kami akan terus berupaya membantu sesuai kemampuan kami,” tutup Sarijan.
Acara Harlah Yakorma ke-12 ini menjadi momentum untuk mempererat solidaritas di antara masyarakat Madura di Kalimantan Barat sekaligus menghidupkan semangat kepedulian sosial.
