Beranda / Pengamat Soroti Penegakan Hukum Polda Kalbar dalam Kasus Tiktoker Riezky Kabah yang Viral

Pengamat Soroti Penegakan Hukum Polda Kalbar dalam Kasus Tiktoker Riezky Kabah yang Viral

PONTIANAK – Pengamat Hukum dan Kebijakan Publik Kalimantan Barat, Dr. Herman Hofi Munawar, menyoroti proses hukum yang tengah berlangsung di Polda Kalbar terkait kasus viralnya seorang Tiktoker asal Pontianak.

Sosok yang dikenal dengan nama Riezky Kabah ini menjadi sorotan setelah pernyataannya di media sosial dianggap merendahkan profesi guru.

Pernyataannya menuai kecaman luas, termasuk dari Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kalimantan Barat. Organisasi ini secara resmi melaporkan Riezky Kabah ke Polda Kalbar, menuntut proses hukum yang adil dan transparan.

Dr. Herman menegaskan pentingnya konsistensi dalam penegakan hukum demi menjaga kepercayaan publik terhadap institusi hukum. Menurutnya, apabila hukum tidak ditegakkan dengan baik, maka kepercayaan masyarakat terhadap lembaga hukum akan semakin menurun, yang pada akhirnya bisa berdampak buruk bagi stabilitas negara.

“Maju-mundurnya sebuah negara sangat ditentukan oleh sejauh mana penegakan hukumnya berjalan. Jika hukum lemah, maka negara bisa hancur. Kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum harus tetap dijaga agar tidak terjadi tindakan main hakim sendiri,” ujarnya. Minggu, 2 Maret 2025 malam.

Ia juga menyoroti fenomena di mana penegakan hukum baru berjalan setelah sebuah kasus menjadi viral di media sosial. Menurutnya, hal ini bisa menciptakan persepsi bahwa hukum hanya ditegakkan ketika mendapat tekanan publik.

Dr. Herman pun mengapresiasi peran media dalam mengawal kasus-kasus hukum yang menjadi perhatian publik. Ia berharap media dapat terus berkontribusi sebagai kontrol sosial yang membantu memastikan keadilan ditegakkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *