Beranda / Lebaran Usai Utang Meningkat, Fenomena Pinjol & Paylater Meledak Rp78,5 Triliun!

Lebaran Usai Utang Meningkat, Fenomena Pinjol & Paylater Meledak Rp78,5 Triliun!

LINTASPONTIANAK — Lebaran 2025 seharusnya jadi momen bahagia, tapi di balik kemeriahan mudik dan belanja baju baru, ada satu fenomena yang bikin geleng-geleng kepala: utang lewat pinjaman online (pinjol) dan layanan paylater tembus Rp78,5 triliun! Iya, kamu nggak salah dengar—angka itu naik hampir 30% dibanding tahun lalu.

Kenapa bisa naik drastis? Jawabannya: kebutuhan konsumsi selama Ramadan dan Lebaran. Mulai dari tiket mudik, hampers buat keluarga, sampai outfit kece buat silaturahmi—semuanya bikin kantong jebol. Alhasil, banyak yang memilih jalan pintas: pinjam duit lewat pinjol atau paylater.

Tapi, di balik kemudahan itu, ada jebakan yang harus diwaspadai. OJK mengingatkan masyarakat untuk ekstra hati-hati terhadap pinjol ilegal, yang sering kali muncul tiba-tiba lewat SMS atau WhatsApp, menawarkan pinjaman cepat tanpa ribet. Terdengar menggiurkan, tapi risikonya besar—mulai dari bunga mencekik sampai terjebak utang tak berujung.

Nggak cuma OJK, para ahli keuangan juga angkat suara. Pesan mereka simpel: “Bijaklah berutang.” Utang sebaiknya untuk hal penting dan mendesak, bukan buat memenuhi gaya hidup sementara.

Jadi, buat kamu yang lagi tergoda pinjam sana-sini, yuk pikir dua kali. Pastikan pinjaman dari sumber resmi, baca syaratnya baik-baik, dan sesuaikan dengan kemampuan bayar. Kalau ragu, jangan malu buat tanya atau cari bantuan.

Ingat, Lebaran boleh meriah, tapi jangan sampai kebahagiaan tahun ini jadi beban di tahun depan!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *