Beranda / Kecelakaan Kerja di Proyek PT BAP/PT KBS Merenggut Nyawa Seorang Pekerja Muda

Kecelakaan Kerja di Proyek PT BAP/PT KBS Merenggut Nyawa Seorang Pekerja Muda

KETAPANG – Sebuah kecelakaan kerja tragis terjadi di kawasan proyek alumina PT BAP/PT KBS, Desa Pagar Mentimun, Kecamatan Matan Hilir Selatan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, Senin pagi (9/12).

Peristiwa ini merenggut nyawa seorang pekerja muda, Ahmad Asrof Alim (18), warga Desa Sungai Besar, yang bekerja sebagai helper pengelasan. Kejadian tersebut terjadi di area smelter pabrik yang sedang dalam proses pembangunan.

Menurut Kapolsek Matan Hilir Selatan, AKP Helwani, insiden ini pertama kali diketahui setelah saksi dan rekan kerja korban, Fadli, tidak menemukan korban saat jam kerja berakhir pada pukul 04.00 WIB.

“Korban terakhir kali terlihat istirahat bersama saksi pada pukul 24.00 WIB. Setelah itu, mereka melanjutkan pekerjaan masing-masing. Ketika waktu kerja selesai, saksi mencari korban namun tidak menemukannya. Setelah melakukan pencarian bersama mandor dan karyawan lain, korban ditemukan sekitar pukul 06.00 WIB di lantai smelter dengan kondisi tragis, kepala terlepas dari badan di dekat baling-baling yang belum terpasang,” ujar Helwani.

Petugas kepolisian bersama manajemen perusahaan segera mengevakuasi jenazah korban ke Rumah Sakit Agus Djam untuk proses otopsi. Kapolsek menyampaikan bahwa penyelidikan lebih lanjut sedang dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan kerja ini.

“Kami telah memeriksa beberapa saksi untuk mendalami kronologi kejadian. Kami juga berkoordinasi dengan pihak perusahaan untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang,” tambahnya.

Kapolsek menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban dan menekankan pentingnya penerapan prosedur keselamatan kerja yang ketat, terutama di sektor industri berat yang melibatkan penggunaan mesin-mesin besar.

“Keselamatan kerja harus menjadi prioritas utama untuk meminimalisir kecelakaan yang dapat merenggut nyawa. Kami berharap seluruh pihak dapat mengambil pelajaran dari insiden ini,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *