Beranda / AMBU Desa Pasir Gelar Aksi Unjuk Rasa depan Kantor DPRD Mempawah, Tuntut Keadilan dan Transparan

AMBU Desa Pasir Gelar Aksi Unjuk Rasa depan Kantor DPRD Mempawah, Tuntut Keadilan dan Transparan

LINTAS PONTIANAK –  Aliansi Masyarakat Bersatu (AMBU) Desa Pasir menggelar aksi unjuk rasa yang penuh semangat di depan Gedung DPRD Kabupaten Mempawah. Jumat, 13 Juni 2025. Massa aksi dengan tegas menuntut pemerintah kabupaten untuk segera mengambil tindakan tegas terhadap perusahaan-perusahaan yang dinilai telah merugikan masyarakat.

Dalam orasinya yang penuh emosi, Korlab Muslim, juru bicara AMBU, menyampaikan tiga tuntutan utama yang tidak bisa ditawar lagi:

1. TUTUP PT. CITRA META SINERGI SEKARANG JUGA: AMBU mendesak Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Mempawah untuk segera menutup segala aktivitas PT. Citra Meta Sinergi karena dinilai telah jelas-jelas melanggar Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang dan Perda Nomor 3 Tahun 2014.

2. DINAS PERHUBUNGAN, LAKUKAN PENINDAKAN TERHADAP KENDARAAN OVER KAPASITAS: AMBU menuntut Dinas Perhubungan Kabupaten Mempawah untuk melakukan pengawasan dan penindakan serius terhadap kendaraan angkutan yang over kapasitas, terutama milik PT Modern, yang telah menyebabkan kerusakan parah pada Jalan Raden Pati Gumentah Desa Pasir. Hal ini dinilai bertentangan dengan Pasal 35E ayat 2 Nomor 2 Tahun 2022 tentang Daya Dukung Maksimum Berat Kendaraan di Jalan.

3. DPRD, JANGAN DIAM: AMBU mendesak DPRD Kabupaten Mempawah untuk lebih proaktif dan berani dalam mengawasi pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh perusahaan yang merugikan masyarakat. Jangan biarkan kepentingan rakyat dikorbankan demi kepentingan segelintir orang.

“Kami tidak akan diam melihat ketidakadilan yang terjadi di desa kami! Kami menuntut pemerintah kabupaten untuk segera mengambil tindakan tegas dan transparan terhadap perusahaan-perusahaan yang merugikan masyarakat. Jika tidak, kami akan terus berjuang dan mengawal tuntutan kami hingga tuntas!” seru Korlab Muslim dengan lantang.

Aksi unjuk rasa ini diharapkan dapat menjadi perhatian serius bagi pemerintah kabupaten dan perusahaan-perusahaan yang terkait. AMBU berharap tuntutan mereka dapat dipenuhi dan masyarakat Desa Pasir dapat hidup lebih sejahtera dan adil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *