logispost.com/ – Dalam suasana penuh semangat kolaborasi dan keterbukaan, Media Centre yang berlokasi di kawasan pergudangan Icone, Desa Durian, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, sah diresmikan pada Senin (19/5).
Tanda dimulainya operasional pusat informasi ini ditandai dengan pemotongan pita papan nama secara simbolis di hadapan para tamu undangan dari berbagai instansi.
Acara peresmian dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Praktisi Hukum dan Kebijakan Publik Kalimantan Barat, Dr. Herman Hofi Munawar, perwakilan dari Polres Kubu Raya, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kubu Raya, RSUD Soedarso Pontianak, serta rekan-rekan awak media dari berbagai platform.
Dalam sambutannya, Dr. Herman Hofi Munawar menekankan pentingnya soliditas dan sinergi antar media yang tergabung dalam Media Centre. Ia menyoroti bahwa peresmian ini bukan sekadar seremoni, tetapi momentum untuk membangun kolaborasi yang kokoh di antara insan pers.
“Media Centre ini secara resmi sudah diresmikan. Tapi jangan sampai seperti penancapan tiang pertama yang menghilang begitu saja. Ketika sudah tergabung dalam satu wadah, semua media harus solid agar bisa menjadi kokoh. Seperti membangun rumah, ada kayu, pasir, batu, dan seng. Kalau tidak menyatu, apakah bisa kokoh? Sama halnya dengan kita, harus menyatu agar tidak terjadi miskomunikasi,” ujarnya dengan tegas.
Dukungan dari aparat penegak hukum pun turut disuarakan. Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, AIPTU Ade, menambahkan pentingnya keberadaan Media Centre sebagai bagian dari penguatan transparansi dan hak publik atas informasi.
“Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik menyatakan bahwa setiap orang berhak mendapatkan informasi. Tapi tentu ada batasannya. Tidak semua informasi dapat disampaikan ke publik karena ada klasifikasi tertentu,” jelasnya.
Media Centre ini diharapkan dapat menjadi pusat informasi yang tidak hanya kredibel dan terpercaya, tetapi juga menjadi jembatan yang menghubungkan komunikasi antara media, pemerintah, dan masyarakat. Dengan adanya ruang kolaboratif ini, para jurnalis dan pemangku kepentingan di wilayah Kubu Raya memiliki wadah untuk menyuarakan isu-isu publik secara profesional dan terstruktur.
Kehadiran perwakilan dari DLHK dan RSUD Soedarso Pontianak menambah kesan bahwa kolaborasi lintas sektor sangat dimungkinkan untuk diwujudkan di Media Centre ini. Mereka menyambut baik inisiatif pembentukan pusat media yang dapat memfasilitasi pertukaran informasi lintas instansi demi kepentingan masyarakat luas.
Acara peresmian berlangsung khidmat namun penuh keakraban. Sejumlah rangkaian kegiatan menyusul setelah pemotongan pita, termasuk diskusi ringan antar insan media dan undangan, serta pengenalan fasilitas Media Centre yang akan mendukung kegiatan jurnalistik ke depan.
Dengan diresmikannya Media Centre ini, Kalbar umunya selangkah lebih maju dalam memperkuat ekosistem informasi dan komunikasi publik yang sehat. Harapannya, sinergi antar media dan stakeholder kian erat, membentuk pondasi yang kuat untuk pembangunan informasi yang inklusif dan berintegritas.
