Beranda / Bank Kalbar Luncurkan Program Anti Fraud, Begini Penjelasan Pengamat!

Bank Kalbar Luncurkan Program Anti Fraud, Begini Penjelasan Pengamat!

LINTAS PONTIANAK — Bank Kalbar kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu pilar keuangan daerah yang adaptif dan berintegritas. Di tengah kompetisi dan kompleksitas industri perbankan modern, lembaga keuangan milik daerah ini meluncurkan Program Anti-Fraud Berbasis Empat Pilar sebagai bentuk komitmen terhadap tata kelola yang baik dan perlindungan terhadap nasabah.

Program ini terdiri dari empat komponen utama: pencegahan, deteksi, investigasi, serta remediasi dan evaluasi. Skema tersebut disusun secara sistematis untuk menjawab tantangan era digital, di mana ancaman kejahatan finansial berkembang semakin canggih dan variatif.

“Ini bukan sekadar program administratif. Ini adalah strategi komprehensif untuk membangun sistem yang kokoh dalam menangkal fraud dari segala sisi,” ujar Dr. Herman Hofi Munawar, Pengamat Hukum dan Kebijakan Publik Kalimantan Barat, saat diwawancarai di Pontianak, Selasa, 15 Juli 2025.

BACA JUGA: Siap-Siap! Operasi Patuh Kapuas 2025 Resmi Dimulai, 7 Pelanggaran Ini Jadi Fokus Utama

Menurut Herman, langkah yang diambil Bank Kalbar mencerminkan semangat continuous improvement upaya peningkatan berkelanjutan yang menjadi esensi manajemen modern.

“Bank Kalbar sadar bahwa kepercayaan publik bukan dibangun dari slogan, tetapi dari tindakan nyata. Dan ini bentuk nyatanya,” tegas dia.

Peluncuran program ini juga menyasar internal institusi. Seluruh karyawan diwajibkan memahami dan menerapkan prinsip anti-fraud dalam setiap aspek operasional.

Di sisi lain, Bank Kalbar juga mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif melalui edukasi publik lewat brosur, poster, dan kanal digital resmi mereka.

“Ketika masyarakat memahami sistem perlindungan yang disiapkan, mereka menjadi bagian dari pertahanan itu sendiri. Fraud bisa ditekan dari dua sisi: internal dan eksternal,” tambah Herman.

BACA JUGA: Empat Jembatan di Kubu Raya Rusak Parah, Warga Minta Pemerintah Segera Bertindak

Langkah Bank Kalbar ini dianggap relevan dengan situasi kekinian, di mana transformasi digital menjadi keniscayaan. Penguatan sistem keamanan digital dan integritas kelembagaan menjadi prasyarat utama dalam mempertahankan daya saing di era industri 4.0.

Sejak beberapa tahun terakhir, Bank Kalbar memang intens melakukan inovasi. Selain penguatan sistem pengawasan, lembaga ini juga aktif mendukung pengembangan sektor UMKM, pembiayaan infrastruktur, hingga percepatan layanan keuangan berbasis digital.

“Kontribusi Bank Kalbar terhadap pembangunan ekonomi Kalimantan Barat makin nyata. Ia bukan hanya bank daerah, tapi mitra strategis dalam menggerakkan ekonomi lokal,” kata Herman.

Masyarakat pun menyambut positif program ini. Keberanian Bank Kalbar membangun sistem yang transparan dan akuntabel dinilai sebagai langkah proaktif yang patut ditiru oleh lembaga keuangan lainnya di Indonesia. (HaDin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *