Beranda / Mahasiswa Pendidikan Sejarah Universitas PGRI Pontianak Gelar Bakti Sosial di Desa Kayu Ara

Mahasiswa Pendidikan Sejarah Universitas PGRI Pontianak Gelar Bakti Sosial di Desa Kayu Ara

KALBAR – Desa Kayu Ara, Kecamatan Mandor, menjadi lokasi pelaksanaan program Bakti Sosial Masyarakat (BSM) yang digelar oleh mahasiswa Pendidikan Sejarah Universitas PGRI Pontianak pada 30 Januari hingga 2 Februari 2025. Kegiatan bertajuk PRASASTI (Program Mahasiswa Sejarah Mengabdi dan Berbakti) ini merupakan agenda tahunan yang diinisiasi oleh Himpunan Mahasiswa Sejarah (HIMAS) dengan dukungan dari program studi.

Ketua panitia kegiatan, Arjuna F.S., menjelaskan bahwa PRASASTI kali ini merupakan penyelenggaraan ke-16. “Tahun ini, kegiatan kami dilaksanakan di Mandor. Ini adalah wujud nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat,” ujarnya.

Selama empat hari, sebanyak 70 mahasiswa dari semester tiga dan lima terlibat dalam berbagai kegiatan sosial. Mereka bergotong-royong membersihkan lingkungan SDN 06 Taetukong, SMPN 05 Mandor, dan kantor desa Kayu Ara. Tidak hanya itu, mahasiswa juga mengadakan sesi interaksi edukatif bersama siswa-siswi sekolah setempat.

Sekretaris Desa Kayu Ara, Donalya, menyambut positif kegiatan ini meski menyayangkan pelaksanaannya yang bertepatan dengan akhir pekan. “Sayang sekali kegiatan ini diadakan pada weekend saat pihak desa dan sekolah libur, sehingga tidak bisa berinteraksi maksimal dengan mahasiswa. Semoga ke depannya waktu pelaksanaannya bisa lebih diperhatikan,” ungkapnya.

Salah satu momen berkesan terjadi pada 31 Januari ketika mahasiswa memberikan edukasi kepada siswa SMPN 05 Mandor. Fitriani, seorang mahasiswa peserta kegiatan, mengungkapkan kegembiraannya dapat berbagi pengetahuan. “Saya senang bisa memotivasi siswa tentang bahaya narkotika, penguatan karakter, dan pentingnya rajin belajar,” ujarnya.

Camat Mandor, Arjudin, turut menyampaikan apresiasi dalam pembukaan kegiatan. “Ini adalah awal yang baik untuk menjalin hubungan positif antara mahasiswa dan masyarakat. Namun, kami mengingatkan pentingnya koordinasi administratif seperti izin dan pemberitahuan kepada pihak terkait agar kegiatan berjalan lancar,” pesannya.

Melalui PRASASTI, mahasiswa Pendidikan Sejarah Universitas PGRI Pontianak tidak hanya memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, tetapi juga mendapatkan pengalaman berharga dalam berinteraksi dan berbakti langsung di lapangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *