Program Studi D4 Budidaya Tanaman Perkebunan, Jurusan Teknologi Pertanian, Politeknik Negeri Pontianak (Polnep) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, pada Minggu (26/7/2026). Kegiatan ini melibatkan dosen dan mahasiswa dengan mengangkat tema penerapan agroforestri di perkebunan kelapa sawit sebagai upaya mengoptimalkan pemanfaatan lahan sekaligus meningkatkan pendapatan petani.
Peserta kegiatan merupakan anggota Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Sungai Ambawang yang sebagian besar memiliki perkebunan kelapa sawit pada fase Tanaman Belum Menghasilkan (TBM). Kondisi tersebut merupakan dampak dari proses alih fungsi lahan yang sebelumnya didominasi oleh perkebunan karet. Menurunnya harga komoditas karet dalam beberapa tahun terakhir mendorong banyak anggota mengonversi kebunnya menjadi perkebunan kelapa sawit sebagai alternatif usaha yang dinilai lebih prospektif.
Ketua Tim PKM, Rista Delyani, menjelaskan bahwa sistem agroforestri merupakan salah satu solusi untuk meningkatkan produktivitas lahan perkebunan sawit, khususnya pada fase TBM ketika tanaman sawit belum memberikan hasil panen. Melalui sistem ini, lahan di antara tanaman sawit dapat dimanfaatkan untuk menanam berbagai komoditas bernilai ekonomi tanpa mengganggu pertumbuhan tanaman utama.
“Dengan menerapkan agroforestri pada kebun sawit TBM, petani dapat memanfaatkan ruang tanam yang masih terbuka sehingga lahan menjadi lebih produktif dan mampu memberikan tambahan pendapatan sebelum tanaman sawit memasuki masa menghasilkan,” ujar Rista.
Dalam kegiatan penyuluhan tersebut, tim PKM memberikan materi mengenai pengertian, tujuan, manfaat agroforestri di perkebunan kelapa sawit. Peserta juga memperoleh penjelasan mengenai model agroforestri yang dapat dirancang berdasarkan kondisi kebun yang telah dimiliki, jenis tanaman yang sesuai dipadukan dengan kelapa sawit, serta metode penyusunan rancangan agroforestri yang mudah diterapkan oleh masyarakat.
Selain penyuluhan, kegiatan dilanjutkan dengan praktik penanaman tanaman agroforestri di salah satu kebun mitra. Tim PKM juga menyerahkan bantuan bibit kepada mitra berupa pisang Cavendish, pisang Barangan, jengkol, petai, dan jahe sebagai contoh komoditas yang berpotensi dikembangkan bersama tanaman kelapa sawit. Selain menyerahkan bibit tanaman, Tim PKM juga memberikan buku saku “Agroforestri di Perkebunan Kelapa Sawit” kepada mitra sebagai media pembelajaran dan pendamping dalam penerapan teknologi di lapangan.
Ketua PCA Sungai Ambawang, Ida Trianwar, mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh Politeknik Negeri Pontianak. Menurutnya, materi yang disampaikan sangat bermanfaat karena memberikan wawasan baru mengenai pemanfaatan lahan perkebunan sawit secara lebih produktif.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat dan kami berharap ada tindak lanjut sehingga anggota PCA dapat terus memperoleh pendampingan dalam menerapkan agroforestri di kebun kelapa sawit. Topik ini juga diharapkan dapat meningkatkan partisipasi anggota PCA dalam budidaya kelapa sawit yang lebih produktif dan berkelanjutan,” ungkap Ida.
Melalui kegiatan PKM ini, Program Studi D4 Budidaya Tanaman Perkebunan Politeknik Negeri Pontianak berharap penerapan agroforestri dapat menjadi salah satu alternatif pengelolaan perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan. Selain meningkatkan efisiensi pemanfaatan lahan, sistem ini juga berpotensi memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat melalui diversifikasi hasil usaha tani sekaligus mendukung praktik pertanian yang lebih ramah lingkungan.
Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilaksanakan oleh tim dosen dan mahasiswa Politeknik Negeri Pontianak yang terdiri atas:
Rista Delyani, S.P., M.Si
Danie Indra Yama, S.P., M.Sc
Dr. Dwi Isyana Achmad, S.Si., M.Si
Muhammad Ali, S.Pd. M.EIL
Muliani, S.P., M.Si
Ragil Putri Widyastuti, S.Si., M.Si
Zaenal Mutaqin, S.P., M.P
Loko Jeremia Sembiring, S.P., M.Agr
Erwan, S.Si., M.Ling
Maidia Solfianti, M.P
Irfan Rian M
aulana
Stepanus Pranata





